879 Hektar Program Cetak Sawah di Pohuwato Mulai Dimanfaatkan

oleh
oleh

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail berdialog dengan petani saat meninjau program pencetakan sawah baru di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Selasa (4/8/2026). (Foto : Haris)
POHUWATO, Kominfotik – Lahan seluas 879 hektar hasil program cetak sawah baru tahun 2025 di Kabupaten Pohuwato mulai dimanfaatkan untuk ditanami padi. Lahan tersebut tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Randangan, Patilanggio, dan Duhiadaa.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail optimis pemanfaatan lahan program cetak sawah itu akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Apalagi dengan berbagai dukungan dan bantuan dari pemerintah, mulai dari benih, pupuk, serta alat mesin pertanian, akan sangat membantu petani dalam meningkatkan hasil produksi.
“Ada seluas kurang lebih 879 hektar yang saat ini sudah dua kali ditanami. Kita patut bersyukur meskipun pada awal produksinya baru mencapai tiga hingga empat ton per hektar. Tapi saya optimis setelah empat lima kali tanam hasilnya akan meningkat,” kata Gubernur Gusnar saat meninjau lahan sawah baru di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Selasa (4/8/2026).
Sementara itu Bupati Pohuwato Syaiful Mbuinga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Gusnar Ismail terhadap program cetak sawah. Syaiful mengisahkan pada tahun 2025 saat dirinya mendampingi Gubernur Gorontalo menghadap Menteri Pertanian.
“Program cetak sawah baru ini tidak langsung mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Saat saya mendampingi pak Gub memaparkan program ini dihadapan bapak Mentan, spontan beliau katakan berikan lima ribu hektar cetak sawah untuk Pohuwato,” kenang Syaiful menceritakan awal program itu.
Khusus di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, lahan sawah baru yang sudah dimanfaatkan seluas 19 hektar. Program cetak sawah baru itu didukung pula dengan penyaluran benih hingga bantuan alsintan, seperti traktor tangan, traktor roda empat, rotovator, dan drone.
Pewarta : Haris