Penambang Suwawa Menolak Narasi “Perlawanan”, Kami Ingin Solusi, Bukan Konflik

oleh
oleh
Penambang Suwawa Menolak Narasi "Perlawanan", Kami Ingin Solusi, Bukan Konflik

Suwawa – Sejumlah penambang emas tradisioal di wilayah konsesi PT Gorontalo Minerals (GM) menyatakan keberatan terhadap pernyataan yang dibuat oleh tokoh masyarakat Supriadi Alaina.

Menurut mereka, berita yang tayang disalah satu media online dengan judul “Rakyat Minta Diberi Ruang Menambang, Bukan Hanya Jadi Buruh PT GM”. Ini seolah masyarakat membangun perlawanan terhadap perusahaan Gorontalo Mineral.

“Kami sangat tidak setuju dengan pernyataan yang seolah-olah perusahaan menindas kami. Faktanya, selama ini kami hidup dan bekerja dengan menambang di kawasan milik PT GM tanpa pernah diusir secara paksa,” ujar salah seorang penambang yang meminta namanya tidak disebutkan.

“Selama ini, PT GM menunjukkan sikap toleran dan mengedepankan pendekatan kemanusiaan, yang memungkinkan kami terus menambang untuk menyambung hidup.”

Menurut para penambang, narasi yang dibuat oleh Supriadi Alaina justru berpotensi merusak dan mengganggu penambang yang saat ini bekerja.

Mereka khawatir, narasi konflik yang berlebihan ini akan memicu tindakan tegas dari pihak perusahaan atau pemerintah, yang pada akhirnya akan merugikan semua pihak.

“Kami tahu, secara hukum, ini adalah lahan konsesi PT GM. Kami akui memang kami berharap pemerintah menghadirkan WPR sebagai solusi kepada masyarakat penambang tradisional, tapi jangan membenturkan masyarakat dengan perusahaan,” ungkapnya kepada media.

“Aksi-aksi yang memprovokasi hanya akan memperkeruh suasana. Kami ingin dialog dan mencari solusi bersama, bukan malah melawan.”

Para penambang ini berharap PT GM dapat melihat bahwa tidak semua penambang sependapat dengan narasi yang menuntut “perlawanan berkedok investasi.”

Pernyataan ini menunjukkan adanya perpecahan di kalangan penambang itu sendiri. Mereka yang merasa diuntungkan dengan sikap toleransi perusahaan tidak ingin narasi konflik yang dibuat oleh segelintir orang merusak situasi dan memicu masalah yang lebih besar.

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.