Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie
GORONTALO, Kominfotik – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie genap berusia satu tahun pada 20 Februari 2026. Usia yang terlalu dini untuk menilai sebuah hasil namun terlalu berharga untuk memeriksa sebuah proses. Kita semua sepakat, buah dari visi Gorontalo Maju dan Sejahtera akan sangat bergantung dari apa yang telah ditanam hari ini.
Untuk memulai refleksi kita tentang kinerja Gusnar – Idah selama satu tahun, maka yang terpenting dilihat bagaimana dan untuk apa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dipakai. Parameternya hanya dua pendapatan dan belanja.
Selama satu tahun terakhir, progres pengelolaan APBD Pemprov Gorontalo menjadi salah satu yang terbaik se-Indonesia Raya. Selain memperpanjang rekor pengelolaan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Gorontalo berada di posisi pertama realisasi pendapatan sebesar 106,89 persen dan posisi keenam realisasi belanja sebesar 92,78 persen hingga akhir tahun.
Duet Gusnar – Idah paham betul APBD yang hanya sekitar Rp1,8 triliun perlu dikelola dengan baik. Sumber pemasukannya ditingkatkan, pengeluarannya diserap cepat dengan efektif dan efisien. Siklus yang saling berpengaruh untuk pertumbuhan ekonomi.
Fondasi lain yang sudah ditanam yakni soal misi hilirisasi pertanian. Bagaimana komoditi jagung dan ternak semakin bernilai ekonomis. Salah satu buktinya dengan peletakan batu pertama industri hilirasi melalui program Presiden Prabowo di Kabupaten Gorontalo Utara. Gusnar – Idah mampu membaca peluang dan meyakinkan pemerintah pusat supaya Gorontalo menjadi satu dari sedikit provinsi yang beruntung menjadi lokus pembangunan.
Pasokan benih, pupuk, harga padi dan jagung terus dijaga dengan stimulan yang berpihak pada petani. Aksebilitas komoditi pertanian antar pulau diperlancar. Gorontalo menjadi “eksportir” ternak sapi dan jagung ke Tarakan serta kota-kota lain di Sumatera dan Jawa. Tidak heran, Nilai Tukar Petani (NTP) di daerah ini pada Desember 2025 tercatat 120,89, naik 5,60% dibanding November 2025, tertinggi di Indonesia Timur.
Dari aspek pendidikan dan kesehatan juga terus membaik. Indeks Pembangunan Literasi (IPL) jadi 77,46 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 70,39 persen. Rata-rata lama sekolah meningkat menjadi 8,38 tahun dan harapan lama sekolah menjadi 13,18 tahun.
Di bidang kesehatan, Status universal health covarage (UHC) Gorontalo berada di predikat utama dan menjadi yang terbaik nasional. Jumlah kepesertaan JKN di Provinsi Gorontalo sebanyak 1.268.585 jiwa dan tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 95,28 persen. Jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 85 persen. Prevelensi tengkes (stunting) tahun 2025 turun hingga mencapai 5,34 persen berdasarkan data EPPBGM.
Dari semua hal yang sudah dipaparkan tadi, masih perlu dicek lagi manfaatnya secara langsung bagi masyarakat. Sektor ril dalam bentuk UMKM dan koperasi bergerak maju hingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
Bantuan UMKM sebanyak 7.163 usaha diintervensi melalui APBD DAN 1.149 UMKM melalui bantuan BAZNAS. Dari sisi permodalan, 50 koperasi telah diintervensi sehingga total koperasi aktif meningkat jadi 1.721 koperasi.
Hasilnya, tahun 2025 UMKM dilaporkan tumbuh 16,29 persen menjadi 122.690 UMKM. Kinerja ini mendorong kontribusi sektor industri pengolahan terhadap PDRB meningkat mencapai 4,89 persen dengan laju pertumbuhan 16,36 persen atau meningkat 0,5 dibanding tahun 2024.
Terakhir dalam skala makro, ekonomi Gorontalo tumbuh signifikan ditandai dengan peningkatan realisasi investasi 2,5 persen dari tahun 2024 menjadi Rp5.217 triliun. Nillai ekspor Gorontalo yang paling gila, naik 49,45 persen dibanding tahun 2024 yang hanya USD60,70 juta menjadi USD89,78 juta.
Apa yang kita baca hari ini hanyalah permulaan, belum pantas disebut berhasil dan terlalu kejam menyebut gagal. Sebab pada akhirnya, ini seperti lomba Marathon yang hanya akan diberi nilai saat melintasi garis akhir. Paling tidak, Gusnar – Idah sudah memulai langkah demi langkah dengan baik.
Oleh : Ismail Giu, Pranata Humas Ahli Muda Dinas Kominfo dan Statistik
![]()







