Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Gorontalo Trizal Entengo bersama Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim pada Forum e-Goverment yang berlangsung di Aula Inspektorat, Kamis (21/5/2026). (Foto – Diskominfotik).
Kota Gorontalo, Kominfotik – Dinas Kominfo dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo menggelar Forum e-Goverment yang berlangsung di Aula Inspektorat, Kamis (21/5/2026). Forum tersebut menjadi ajang penguatan transformasi digital pemerintah agar Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang sudah memuaskan di angka 4.50 dari 5 poin dapat dijaga dan ditingkatkan.
Kadis Kominfotik Mohamaf Trizal Entengo menjelaskan, forum ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi pemerintahan berbasis digital antar perangkat daerah. Pihaknya ingin mengidentifikasi kondisi eksisting pelaksanaan e-goverment di tiap OPD.
Dikatakan Trizal, masih terdapat beberapa aplikasi diterapkan OPD yang belum terintegrasi dengan aplikasi Open Data Gorontalo (PENTAGON). Portal yang baru diluncurkan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail itu diharapkan menjadi satu satunya sumber rujukan data dari dan untuk OPD.
“Aplikasi-aplikasi yang dikembangkan oleh OPD-OPD itu harusnya bersumber dari portal itu (PENTAGON) sehingga tidak ada data yang miss. Jangan hanya karena kebutuhan perorangan yang melahirkan inovasi sehingga tidak terintegrasi dengan kominfo datanya jadi bias,” Kata Trizal.
Mantan Penjabat Sekda Kabupaten Gorontalo itu menambahkan, pengintegrasian data dan layanan digital ke dalam PENTAGON penting bagi Sistem Pemerintahan Berbasis Eleltronik (SPBE). Pada gilirannya pengambilan kebijakan tepat sasaran, data tidak tumpang tindih antar OPD dan lintas pemerintah daerah.
“Ini yang perlu kita bahas pada hari ini sehingva akan melahirkan suatu komitmen bersama dalam bentuk rekomendasi dan tindaklanjut bersama,” Imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo (Sekdaprov) Sofian Ibrahim menilai forum ini sangat penting di era revolusi digital 4.0. Semua layanan pemerintah diharapkan berjalan mudah, cepat dan transparan.
“Perkembangan ini membawa tantangan yang luar biasa. Bergerak dari ekonomi manual ke digital. Sudah harus menyambut peradaban baru karena jika tidak kita bisa merespon kita akan tertinggal,” Kata Sofian.
Sekdaprov berharap semua OPD membangun aplikasi yang terintegrasi di bawah pengelolaan Dinas Kominflotik. Pada gilirannya bisa mewujudkan pemerintahan yang cerdas dan pemerintahan digital.
Pewarta : Isam
![]()






