Sekretaris Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo bersama penerima bantuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Gorontalo.
Kota Gorontalo, Kominfotik – Menanggapi pemberitaan yang menyebutkan ratusan penerima bantuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merasa kecewa akibat penundaan penyaluran bantuan modal usaha pada Kamis (6/8/2026), Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Iwan Sondakh, menyampaikan bahwa penundaan penyaluran bukan disebabkan oleh persoalan kesiapan anggaran, melainkan karena proses penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) oleh pendamping penyalur yang masih berlangsung. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan tetap akan disalurkan kepada penerima yang berhak, dan proses administrasi ini justru diperlukan untuk menjamin akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
“Kami memahami kekecewaan yang dirasakan warga karena harus menunggu sejak pagi. Namun proses administrasi seperti SPJ ini adalah bagian dari tata kelola yang harus kami jalankan agar bantuan ini bisa dipertanggungjawabkan sesuai aturan,” ujar Iwan, usai menemui warga.
Senada dengan itu, Kepala Bidang UMKM, Jefri Naue, menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran ke rumah masing-masing penerima dipilih agar proses pendokumentasian penerima bersama bantuan dan lokasi usahanya dapat dilakukan lebih akurat, sebagai bagian dari pertanggungjawaban program kepada negara.
Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Ipilo, Mun Samadi, mengaku kini merasa lebih tenang dan senang setelah mendapatkan penjelasan yang utuh langsung dari Sekretaris Dinas Perindag Iwan Sondakh dan Kabid UMKM Jefri Naue.
Menurut Mun, penjelasan resmi tersebut menjawab kebingungan yang sempat dirasakannya bersama warga lain selama menunggu di lokasi acara. Ia menilai komunikasi yang jelas dari pihak dinas membantu memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penyaluran bantuan.
“Setelah dijelaskan langsung oleh Pak Iwan dan Pak Jefri, saya jadi lebih tenang dan yakin bantuannya memang akan sampai. Kami hanya butuh kepastian dan penjelasan yang jelas seperti ini,” ujarnya.
Diskumperindag Provinsi Gorontalo menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelaku UMKM selama proses penantian, dan berkomitmen untuk memperbaiki mekanisme komunikasi dan penyaluran bantuan pada kegiatan-kegiatan berikutnya, termasuk penyampaian informasi yang lebih transparan sejak awal kegiatan agar masyarakat tidak perlu menunggu tanpa kepastian.
Dinas juga memastikan bahwa seluruh bantuan modal usaha akan diantarkan langsung ke rumah masing-masing penerima dalam waktu dekat, disertai dokumentasi resmi sebagai bagian dari pertanggungjawaban program kepada masyarakat dan pemerintah daerah.
Tim Komunikasi Gubernur
![]()








