Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII di Aula Rujab, Senin (25/5/2026). (Foto : Mila)
Kota Gorontalo, Kominfotik – Gubernur Gusnar Ismail menekankan pentingnya pengelolaan destinasi wisata dan lokasi studi banding yang baik menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII. Penegasan itu disampaikannya saat memimpin rapat persiapan PENAS didampingi Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie dan Sekdaprov Sofian Ibrahim di Aula Rujab, Senin (25/5/2026).
Menurut Gusnar, lokasi wisata yang akan direkomendasikan kepada peserta PENAS harus dipastikan berada dalam pengawasan yang baik oleh Dinas Pariwisata. Ia meminta aspek kebersihan, kenyamanan lingkungan, pengaturan parkir hingga jadwal kunjungan menjadi perhatian agar tamu yang datang memperoleh pengalaman terbaik selama berada di Gorontalo.
“Tidak perlu banyak lokasi wisata, tapi lokasi wisata yang direkomendasikan harus benar-benar terjamin kebersihan dan lingkungannya. Semua harus dibackup penuh oleh pariwisata,” ujar Gusnar.
Selain destinasi wisata, gubernur juga menyoroti kesiapan lokasi studi banding yang akan dikunjungi peserta PENAS. Menurutnya, lokasi yang ditampilkan tidak hanya memiliki hasil pertanian atau perikanan yang baik, tetapi juga didukung ekosistem yang bersih, tertata dan memiliki ciri khas daerah.
“Jangan cuma kebunnya yang bagus, tapi ekosistemnya juga harus bersih dan tertata. Ketika orang datang, mereka harus merasakan bahwa tempat itu benar-benar dipersiapkan dengan baik,” tambahnya.
Rapat tersebut membahas seluruh kesiapan penguatan seluruh bidang dalam mendukung pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo. Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap seluruh rangkaian kegiatan mampu memberikan kesan positif bagi peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Pewarta : Mila
![]()







