Diskominfotik Gorontalo Gandeng Media Sukseskan Pildun 2026 dan PENAS

oleh
oleh

Kunjungan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo di Stasiun RRI, Selasa (19/5/2026). (Foto : Istimewa)
Kota Gorontalo, Kominfotik — Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) memperkuat kolaborasi dengan sejumlah lembaga penyiaran dan pengawasan guna menyukseskan Piala Dunia 2026 dan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026. Langkah itu ditandai dengan kunjungan kerja Kepala Diskominfotik Trizal Entengo, ke TVRI, RRI, dan Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio (SFR) Gorontalo, Selasa (19/5/2026).
Didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik Leisyawati Ali, kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi pelayanan informasi publik di daerah. Pemprov Gorontalo ingin memastikan penyebarluasan informasi agenda nasional dan internasional dapat berjalan optimal.
“Pemprov Gorontalo ingin memastikan informasi tentang agenda nasional dan internasional bisa tersampaikan dengan baik dan menjangkau masyarakat luas,” ungkap Trizal.
 
Kunjungan pertama dilaksanakan di TVRI Gorontalo bersama Kepala StasiunAbraham M. L. Rumere. Sebagai lembaga penyiaran pemerintah yang memegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia. TVRI menjadi mitra strategis dalam mendukung akses siaran yang legal dan nyaman bagi masyarakat.

 
Selain membahas kesiapan penyiaran Piala Dunia 2026, pertemuan tersebut juga menjadi ajang mempererat kerja sama penyebarluasan informasi pembangunan daerah. Sinergitas kedua instansi diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi pemerintah kepada masyarakat.
Agenda kemudian dilanjutkan ke RRI Gorontalo untuk memantapkan strategi publikasi menjelang pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XVII 2026 di Kabupaten Gorontalo. Pemprov Gorontalo berharap gaung event nasional tersebut dapat tersosialisasi secara luas melalui jaringan radio.
Rangkaian kunjungan ditutup di Loka Monitor SFR Gorontalo. Dalam pertemuan itu, dibahas penguatan kolaborasi pengawasan penyiaran demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lalu lintas frekuensi serta konten siaran selama agenda besar berlangsung di Provinsi Gorontalo.