Finalisasi Usulan Daftar Data Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Hulonthalo Ballroom, Kota Gorontalo, Selasa (29/7/2026).
Kota Gorontalo, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Forum Satu Data Daerah menyepakati 1.413 Daftar Data Daerah Tahun 2026. Kesepakatan tersebut dihasilkan pada kegiatan Finalisasi Usulan Daftar Data Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Hulonthalo Ballroom, Kota Gorontalo, Selasa (29/7/2026).
Hasil finalisasi menetapkan 1.214 data atau 85,9 persen sebagai Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD) dan 188 data sebagai Non-DSSD. Forum juga menyepakati 192 data pendukung IKK/IKD, 171 data pendukung IKU, 97 data pendukung SPM, serta 99 data spasial.
Lima perangkat daerah dengan jumlah data terbanyak adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 201 data, Kominfo dan Statistik 140 data, PUPRPKP 117 data, Kelautan dan Perikanan 95 data, serta Dinas Kesehatan 94 data. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya komitmen perangkat daerah dalam penyelenggaraan statistik sektoral.
Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfo dan Statistik Sumarto Biki mengatakan penyusunan Daftar Data Daerah menjadi fondasi utama tata kelola data yang berkualitas.
“Daftar Data Daerah bukan sekadar inventaris data, tetapi menjadi fondasi penyelenggaraan Statistik Sektoral dan implementasi Satu Data Indonesia di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Sumarto menambahkan hasil finalisasi akan segera ditindaklanjuti melalui penetapan Daftar Data Daerah Tahun 2026. Data tersebut juga akan diinput ke Open Data Gorontalo (PENTAGON) dan diintegrasikan dengan Portal SDPDN serta Portal Satu Data Indonesia.
Berdasarkan berita acara forum, Walidata Provinsi Gorontalo akan menetapkan Daftar Data Daerah Tahun 2026 dan memutakhirkan data pada Portal Open Data Gorontalo paling lambat 14 Agustus 2026. Seluruh perangkat daerah juga berkewajiban melengkapi metadata, memperbarui data secara berkala, serta menjaga kualitas, konsistensi, dan validitas data.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola data yang terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan. Daftar Data Daerah Tahun 2026 diharapkan mendukung statistik sektoral, meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, dan mendorong pengambilan kebijakan berbasis data.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data daerah. Upaya tersebut mendukung implementasi Satu Data Indonesia (SDI) dan Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri (SDPDN) di Provinsi Gorontalo.
Forum diikuti Walidata Provinsi, BPS Provinsi Gorontalo sebagai Pembina Data Statistik, Walidata Pendukung, serta produsen data dari perangkat daerah. Selama dua hari, peserta melakukan verifikasi, validasi, klasifikasi, dan penyepakatan daftar data yang menjadi acuan penyelenggaraan statistik sektoral.
Pewarta : Mila
