Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menjadi Inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dan Hari Arsip Ke-55 di lapangan museum purbakala Provinsi Gorontalo, Rabu (20/6/2026). Foto – Ryan Diskominfotik.
Kota Gorontalo, Kominfotik – Gubernur Gusnar bertindak sebagai Inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dan Hari Arsip Ke-55 di lapangan museum purbakala Provinsi Gorontalo, Rabu (20/6/2026). Upacara turut dihadiri Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Sekdaprov Sofian Ibrahim, Forkopimda bersama pimpinan OPD Pemprov.
Membacakan sambutan Menteri Kominfo dan Digital, Gusnar menyampaikan kebangkitan nasional bersifat dinamis dengan menyesuaikan zaman dalam melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Olehnya tantangan yang dihadapi saat ini telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.
Melalui peringatan Harkitnas Pemerintah telah bergerak melalui berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Dimulai dari program makan bergizi gratis, sekolah rakyat dan sekolah garuda, perbaikan mutu guru dan beasiswa, layanan cek kesehatan gratis, dan koperasi desa merah putih.
“Mari kita meneguhkan kembali, arah perjalanan bangsa dengan menempatkan asta cita delapan misi besar yang harus dicapai bersama sebagai kompas utama, kita harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat” Kata Gusnar.
Disamping itu, pemerintah juga terus melakukan ikhtiar besar dalam perlindungan generasi muda di ruang digital. Melalui kebijakan tersebut, generasi muda sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.
Terkait dengan konteks peringatan Hari Arsip Nasional, Gusnar mengajak agar masyarakat untuk menggunakan berbagai dokumen kearsipan, naskah tulisan dan fakta sejarah untuk mengokohkan semangat kebangkitan nasional dalam melaksanakan pembangunan saat ini dan yang akan terus dilaksanakan.
“Kebangkitan nasional adalah miliki kita semua, bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia” tutupnya.
Pewarta : Ryan
![]()





