Konferensi pers di halaman Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (1/4/2026). (Foto : Mila)
Kota Gorontalo, Kominfotik – Gubernur Gusnar Ismail mengumumkan penerapan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah selama dua hari bagi ASN pemerintah provinsi. Kebijakan itu disampaikan saat konferensi pers di halaman Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (1/4/2026).
Kebijakan WFH sebetulnya bukan barang baru bagi Pemprov Gorontalo. Sejak 7 Maret 2025 kebijakan tersebut sudah dijalankan dengan mengambil hari Jumat untuk WFA. Belakangan kebijakan itu diubah menjadi setiap hari Rabu.
“WFH bukan merupakan hal yang baru bagi pemerintah provinsi. Sesuai arahan Bapak Menteri Dalam Negeri, WFH satu hari dalam satu minggu dan sudah ditetapkan setiap hari Jumat. Nah, setelah teman teman mengkaji dan diumumkan malam ini kami menetapkan tetap hati Rabu,” kata Gusnar.
Lebih lanjut katanya, pemprov akan mengusulkan ke Kemendagri untuk menerapkan dua hari WFH mencontoh daerah lain. WFH diusulkan berlaku setiap hati Rabu dan Jumat.
“Kami juga akan mengusulkan dua hari, hari Rabu dan hari Jumat,” bebernya.
Kebijakan WFH dua hari diharapkan bisa memaksimalkan efisiensi di sektor pembiayaan listrik, air dan telepon kantor. Terkini, kebijakan juga menyasar penghematan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim menjelaskan, kebijakan WFH yang sudah setahun berjalan disebut mampu menghemat 27 persen belanja kantor.
“Ada sembilan sampel OPD yang kita ukur, rata rata pengurangan biaya operasional per bulan itu sebesar 27 persen dari listrik dan air. Mudah mudahan dengan WFA bisa hemat BBM,” terang Sofian.
Sekdaprov menegaskan kebijakan ini tidak berlaku bagi instansi teknis yang bersentuhan langsung dengam masyarakat. Layanan seperti kesehatan, pendidikan, satpol PP dan Damkar serta UPTD Badan Pendapatan Daerah tetap berjalan seperti biasa.
Pewarta : Isam
![]()








