Harapan Warga di Balik Penyaluran BLP3G dan Pasar Murah Bersubsidi di Boalemo  

oleh
oleh

Antusias warga di Kabupaten Boalemo yang mengantre untuk dilayani di Pasar Murah Bersubsidi oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. (Foto – Nova Diskominfotik).
Kabupaten Boalemo, Kominfotik – Kehadiran pasar murah bersubsidi dan penyaluran Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) di Kabupaten Boalemo membawa harapan bagi masyarakat. Dua program yang digelar secara bersamaan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo pada Sabtu, (7/3/2026) tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan.
Sejak pagi hari, halaman Masjid Baiturrahmah, Kecamatan Tilamuta, telah dipadati warga yang ingin berbelanja di pasar murah. Sebanyak 1.000 warga pemegang kupon tampak rela mengantre demi mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Di tengah antrean itu terlihat Titin (40), warga Desa Hungayonaa. Perempuan berjilbab kuning tersebut mengaku telah mengantre sejak pagi. Meski lelah, ia tetap bertahan karena harga bahan pokok yang dijual jauh lebih murah dibanding harga pasar. Saat melihat Wakil Gubernur Gorontalo yang akan turun melayani warga di pasar murah, Titin pun menyampaikan rasa syukur sekaligus harapannya.
“Alhamdulillah ibu, ada pasar murah. Tapi ibu boleh kami beri masukan? Ini antreannya panjang. Semoga ke depan bisa dilaksanakan di kantor camat masing-masing sesuai alamat penerima. Tapi selebihnya terima kasih ibu,” ujar Titin.
Suasana pasar murah semakin meriah ketika warga menyadari bahwa mereka dilayani langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie. Orang nomor dua di Provinsi Gorontalo itu tampak sigap membantu warga yang berdesakan untuk berbelanja bahan pokok khususnya di lapak telur dan minyak kelapa.
Kehadiran Wakil Gubernur di tengah masyarakat pun disambut antusias. Sejumlah warga, terutama para ibu, tampak bersahut-sahutan menyapa sambil mengungkapkan rasa senang mereka.
“Ibu tidak apa-apa berdesakan seperti ini. Kapan lagi kami bisa dilayani langsung oleh Ibu di pasar murah. Terima kasih, semoga untuk Boalemo bisa ada lagi kegiatan seperti ini,” ujar beberapa warga dengan penuh semangat.
Wakil Gubernur bersama masyarakat penerima BLP3G di Kecamatan Tilamuta.
Kebahagiaan juga dirasakan para penerima BLP3G, khususnya di Kecamatan Tilamuta. Salah satunya Noni Mutiara (62), warga Desa Pentadu Timur. Ia mengaku kini tinggal seorang diri sejak suaminya meninggal dunia, sementara anaknya bekerja di Kabupaten Pohuwato.
“Saya tinggal sendiri, suami sudah meninggal. Anak ada, tapi kerja di Pohuwato. Bantuan ini banyak yang bilang sedikit, tapi bagi saya sangat cukup. Terima kasih Pak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur,” ungkapnya.
Pelaksanaan pasar murah di Kabupaten Boalemo tahun ini disiapkan untuk melayani 1.000 masyarakat. Selain itu pasar murah juga diisi dengan penyerahan sembako dari MUI Gorontalo dan Perbankan. Untuk penyaluran BLP3G menjangkau sebanyak 328 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di lima kecamatan.
Pewarta : Echin

Loading

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.