Gubernur Gusnar Ismail saat membuka Rapat Pleno Panitia PENAS XVII di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Kamis (21/5/2026). (Foto : Mila)
Kota Gorontalo, Kominfotik — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengawal langsung kesiapan fasilitas Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII, mulai dari tribun utama, renovasi gedung olahraga, hingga penginapan 30 ribu peserta yang ditarget tuntas sepekan sebelum pembukaan. Hal itu disampaikan dalam Rapat Pleno Panitia PENAS XVII di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Kamis (21/5/2026).
Dalam sambutannya, Gusnar memaparkan sejumlah perkembangan persiapan yang telah dicapai. Lokasi Gelar Teknologi disebut sudah sesuai harapan, dengan pertanaman yang tumbuh baik meski sempat menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
“Lokasi Gelar Teknologi sudah sesuai harapan kita. Pertanamannya tumbuh bagus, ini tinggal kita jaga bersama,” ujar Gusnar.
Meski demikian, lokasi tersebut masih memerlukan perbaikan pasokan listrik dan kejernihan air untuk sektor perikanan. Dari sisi konstruksi, pengerjaan fisik baru bisa dimulai akibat proses administrasi di tingkat Kementerian PU yang memakan waktu, namun Gusnar memastikan semuanya masih terkendali.
“Saya sudah memanggil Kepala Tika Karya dan mereka menjamin bersama PU bahwa seluruh pekerjaan bisa diselesaikan paling lambat satu minggu sebelum ajang dibuka,” tegasnya.
Pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Tika Karya meliputi renovasi dan pengecatan Gedung Olahraga Kapitol, renovasi asrama atlet yang akan difungsikan sebagai tempat kepanitiaan, pembangunan tribun kehormatan dan tribun utama, pembuatan gapura pintu masuk, serta pengecatan pagar perikanan. Sementara itu, pengerjaan media center diserahkan kepada Dinas PU setelah gedung tersebut dikosongkan terlebih dahulu.
Soal peserta, Gusnar menyoroti pentingnya kepastian jumlah kehadiran karena berdampak langsung pada penentuan lokasi penginapan yang telah disiapkan dalam radius tujuh kilometer dari arena. Jika peserta tidak mencapai 30 ribu, penginapan akan disesuaikan ke lokasi yang lebih dekat dengan arena.
“Jika jumlah peserta tidak mencapai target 30 ribu, penginapan akan disesuaikan ke lokasi yang lebih dekat dengan arena. Jangan sampai fasilitas yang sudah disiapkan tidak terpakai,” ujarnya.
Gusnar juga mengingatkan panitia agar pengelolaan hotel untuk peserta dan tamu undangan diatur dengan tertib, mengingat pihak hotel cenderung menerima tamu tanpa mempertimbangkan alokasi yang telah ditetapkan panitia.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Pusat PENAS XVII, Idha Widi turut memberikan arahan melalui Zoom. Idha menegaskan bahwa seluruh kebutuhan akomodasi dan konsumsi peserta harus disiapkan melalui proses katalog karena jumlahnya yang sangat besar. Ia mengingatkan agar pihak penyedia sudah siap sebelum proses lelang atau katalog berjalan, sehingga tidak ada hambatan di lapangan.
“Hari ini tepat satu bulan menjelang pembukaan. Insya Allah PENAS XVII akan kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Gusnar.
Pewarta : Agnes
Editor : Isam
![]()







