Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sudarman Samad saat menerima penghargaan pada Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Senin, (25//2026).
Jakarta, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo meraih penghargaan terbaik I nasional atas praktik baik pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) 2026. Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sudarman Samad saat Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Senin, (25//2026).
Pemprov Gorontalo sukses mengungguli Jawa Tengah dan Papua yang berada di tiga besar. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras dan dedikasi daerah dalam menyukseskan evaluasi pendidikan nasional.
Kadis Dikbud Sudarman Samad menjelaskan, keberhasilan Provinsi Gorontalo dalam meraih penghargaan prestisius ini didukung oleh berbagai langkah strategis dan capaian luar biasa di lapangan. Pertama menyangkut tingkat partisipasi yang sangat tinggi di semua jenjang.
“Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), partisipasi satuan pendidikan mencapai 99,68% dengan tingkat partisipasi siswa sebesar 99,33%. Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), partisipasi sekolah mencapai 99,71% dengan tingkat partisipasi siswa sebesar 99,01%. Capaian luar biasa juga terlihat pada tingkat pendidikan menengah, di mana tingkat partisipasi peserta untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) mencapai 99,03% dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menembus 99,43%,” kata Darman.
Selain itu, Dikbud juga memfasilitasi dan pendampingan Tim Teknis Kabupaten/Kota agar dapat melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur. Langkah nyata ini diwujudkan dengan memfasilitasi sosialisasi TKA-AN kepada Tim Teknis Kabupaten/Kota baik secara tatap muka maupun melalui pertemuan virtual, serta memastikan tim teknis tersebut melakukan pendampingan lanjutan kepada proktor dan teknisi di lapangan.
“Tim secara proaktif membuka layanan pengaduan melalui Zoom Meeting untuk mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang dilaporkan oleh tim teknis di tingkat kabupaten/kota,” sambungnya.
Pemprov Gorontalo memfasilitasi posko TKA-AN yang disatukan dengan posko penyelia untuk memudahkan koordinasi dan penyelesaian masalah secara cepat. Selain itu, tim penyelia dipilih dari guru dan pengawas yang sebagian besar memiliki rekam jejak sebagai tim helpdesk UNBK/ANBK provinsi, sehingga memiliki pemahaman teknis yang mumpuni.
Pencapaian ini juga merupakan hasil dari penguatan koordinasi yang masif dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Kementerian Agama (Kemenag), dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Melalui apresiasi dari Kemendikdasmen ini, diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat kolaborasi dan inspirasi bagi seluruh elemen pendidikan di Provinsi Gorontalo. Ke depan, pencapaian ini akan menjadi motivasi untuk terus mendorong kemajuan pendidikan yang relevan, berdaya saing, dan mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua.
Pewarta : Isam
