Peragaan Inovasi Produk Pertanian Warnai PENAS XVII

oleh
oleh

 
Direktur Perbenihan Hortikultura Kementan, Tommy Nugraha, menyerahkan plakat kepada kontingen Yogyakarta yang keluar sebagai favorit pada kegiatan peragaan sesi pertama PENAS ke-XVII di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/6/2026). (Foto : Haris)
KABUPATEN GORONTALO, Kominfotik – Hari kedua Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-XVII diisi dengan beragam kegiatan. Salah satunya peragaan inovasi pertanian dan produk pangan yang berlangsung di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan peragaan dibagi dalam tiga sesi. Pada sesi pertama, kontingen yang tampil dari Provinsi Jawa Tengah, Yogyakarta, Banten, dan Bali.
“Kami dari bidang empat PENAS XVII melaksanakan kegiatan peragaan. Tujuan kegiatan ini menyampaikan ide-ide kreatif dari masing-masing kontingen untuk ditiru atau menjadi masukan bagi peserta lain,” kata Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian, Tommy Nugraha.
Hal itu sejalan dengan tujuan utama PENAS untuk meningkatkan motivasi, jiwa wirausaha, dan kemandirian petani dan nelayan. Pelaksanaan PENAS ke-XVII di Provinsi Gorontalo di masa kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie, menjadi wadah strategis untuk bertukar informasi, mengembangkan kemitraan agribisnis, dan mempromosikan inovasi teknologi pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Berhasil keluar sebagai peragaan terfavorit pada sesi pertama adalah kontingen Yogyakarta. Kontingen Yogyakarta yang diwakili oleh KTNA Gunung Kidul menampilkan peragaan berjudul Teknologi Akuaponik Solusi Hemat Air.
“Dari Yogyakarta menampilkan ide-ide baru tentang pemanfaatan air. Mudah-mudahan bisa digunakan dan diimplementasikan oleh masyarakat luas,” pungkas Tommy.
Pewarta : Haris