Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Duta Besar Uni Emirate Arab (UEA) Abdulla Salem Aldhaheri serta stakeholder lainnya berfoto bersama usai Welcome Dinner di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, (11/8/2026). Foto – Ryan Diskominfotik.
Kota Gorontalo, Kominfotik – Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Republik Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri menyambut baik kerja sama pengembangan potensi sektoral di Provinsi Gorontalo. Hal ini disampaikannya pada kegiatan welcome dinner yang turut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Sekdaprov Sofian Ibrahim serta unsur Pimpinan OPD Pemprov yang digelar di aula rumah jabatan Gubernur, Selasa (11/8/2026).
Dalam Sambutannya, Dubes Abdulla menyampaikan hubungan bilateral antara Uni Emirat Arab bersama Indonesia sudah terjalin selama 50 tahun sejak 1970 di bidang penerbangan, pelabuhan, minyak dan gas dan saat ini melebar hingga ke sektor pendidikan hingga energi terbarukan. Khusus untuk Gorontalo, dirinya melihat begitu banyak potensi yang harus dikembangkan terutama di sektor vital yang diandalkan di Gorontalo yakni agromaritim.
“Kami siap untuk menerima proposal kerja sama terutama sektor-sektor yang mempunyai prioritas tersendiri untuk pembangunan Provinsi Gorontalo,” kata Dubes Abdulla.
Pengembangan potensi ini juga diharapkan Dubes Abdulla dapat didiskusikan pada kegiatan forum dialog yang akan dilaksanakan pada esok hari. Pihaknya bersedia menerima masukan terkait proyek-proyek yang akan dikerjasamakan.
Disamping itu, Dubes Abdulla merasa tersanjung dengan gelaran penyambutan akan dirinya. Kunjungan ini sekaligus memberikan undangan balik yang diberikan secara khusus kepada Gubernur Gusnar untuk dapat berkunjung ke kediamannya di Jakarta.
“Kami tegaskan sekali lagi pak, kami mengundang Bapak untuk datang ke Jakarta dan ini merupakan undangan untuk dijawab Bapak secara langsung sebagai Gubernur,” ungkap Dubes Abdulla.
Ditempat yang sama Gubernur Gusnar mengaku sangat bersyukur atas kunjungan dari tim Kedubes UEA. Negara UEA yang dianggap sebagai sentra perdagangan, transportasi dan transformasi energi baik di tingkat regional maupun global diharapkan dapat menjalin kerjasama dalam mengembangkan potensi sektoral di Provinsi Gorontalo.
“Tadi siang kita meninjau salah satu industri kelapa yang ada di Gorontalo, mudah-mudahan ini bisa membuka jalan kerjasama kita yang akan datang,” ujar Gusnar.
Gusnar juga berharap kerjasama ini dapat mendukung kelanjutan dari pembangunan Gorontalo Islamic Center. Ia juga mendambakan agar kedepan berdiri sebuah masjid UEA di Gorontalo seperti halnya Masjid Raya Sheikh Zayed yang berada di Kota Solo.
“Masjid Raya Sheikh Zayed yang di Solo itu adalah masjid emirat Arab untuk bagian barat di Indonesia, sedangkan Masjid Raya Sheikh Zayed yang di Gorontalo menjadi masjid emirat arab untuk kawasan timur Indonesia,” paparnya.
Pewarta : Ryan
