Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Gorontalo Trizal Entengo saat menjadi pembina Apel di Dinas Kominfotik. (Dok : Kominfo).
Kota Gorontalo, Kominfotik – Maraknya penipuan di era digital dewasa ni membutuhkan perhatian serius dari semua pihak. Literasi digital perlu terus disosialisasikan mulai dari anak-anak hingga orang tua, dari perkotaan hingga pedesaan.
Kepala Dinas Kominfo dan Statistik (Diskominfotik) Trizal Entengo menjelaskan, kriminalitas konvensional telah berevolusi menjadi kejahatan digital. Mulai dari “mama minta pulsa” hingga mengatasnamakan tokoh populer atau pejabat publik.
“Apalagi ditambah dengan teknologi kecerdasan buatan yang memungkin foto biasa saja seolah berpelukan, berciuman dan lain-lain. Video yang sebenarnya tidak terjadi oleh AI dibuat seolah-olah nyata terjadi,” Kata Trizal, Sabtu (25/7/2026).
Kadis Kominfotik punya tips agar terhindar dari penipuan digital. Pertama, tidak sembarang membuka file dari nomor yang tidak dikenal. Menurutnya, banyak upaya pencurian data dengan modus mengirim undangan atau dokumen dengan ekstensi “apk”.
“Kenali ekstensi atau jenis dokumen yang dikirim. Misalnya ada yang mengirim undangan, kalau sifatnya dokumen biasanya ekstensinya “pdf” bukan “apk”, kalau “apk” jangan pernah mencoba membukanya. Segera blokir nomor tersebut,” Pesan mantan Kepala Biro Hukum itu.
Tips kedua yakni tidak mudah menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal, baik melalui panggilan biasa atau panggilan aplikasi. Saat ini gawai bisa diatur untuk menolak otomatis panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
“Kita juga perlu mengaktifkan menolak secara otomatis panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Mari kita normalisasi untuk mengirimkan pesan terlebih dahulu kepada orang yang baru pertama kali kita hubungi,” Pintanya.
Terakhir, tidak memberikan kode otentikasi atau kata sandi kepada nomor yang tidak dikenal. Konfirmasi kode otentikasi perbankan biasanya dikirim melalui nomor resmi terverifikasi.
“Kalau kita merasa tidak pernah meminta perubahan kata sandi lalu ada pesan permintaan kode otorisasi tidak perlu dilayani. Itu kemungkinan besar penipuan atau percobaan peretasan,” tambahnya.
Dinas Kominfotik sejak empat tahun terakhir getol melakukan literasi melalui program Remaja Cakap Digital atau Recak Digital. Program sosialisasi ke SMA sederajat ini bahkan disambut baik oleh banyak pihak, salah satunya Polda Gorontalo dengan ikut menyosialisasikan antiterorisme.
Pewarta : Isam
![]()








