Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menyemangati dan menyapa langsung ratusan peserta tarian kolosal yang tengah menjalani latihan dalam rangka menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan ke-XVII. (Foto – Nova Diskominfotik).
Kabupaten Gorontalo, Kominfotik – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie memberikan semangat kepada ratusan peserta tarian kolosal yang tengah menjalani latihan dalam rangka persiapan pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan ke-XVII yang akan dipusatkan di Kabupaten Gorontalo pada Juni mendatang. Latihan berlangsung di Gedung Gor David-Tony, Limboto, Rabu (20/5/2026).
Kehadiran Wagub Idah turut didampingi perwakilan pemerintah pusat yaitu PT Pupuk Indonesia, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Mulyadi Mario, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Di hadapan 400 peserta dari delapan sekolah SMA/SMK sederajat itu, Wagub Idah meminta seluruh peserta tetap menjaga semangat, disiplin, dan kekompakan selama proses latihan berlangsung. Menurutnya, waktu menuju pembukaan Penas XVII tinggal sekitar satu bulan lagi sehingga seluruh peserta diharapkan serius mempersiapkan diri.
“Insyaallah ibu berharap kalian tetap latihan dengan semangat dan menjaga kekompakan. Jangan sampai ada yang bolong-bolong saat latihan, karena tanggal 20 bulan depan pembukaan Penas sudah dilaksanakan,” ujar Idah.
Wagub juga mengingatkan bahwa penampilan tarian kolosal tersebut nantinya akan disaksikan langsung oleh sekitar 30 ribu orang, belum termasuk masyarakat yang menonton melalui media online. Karena itu, para peserta diminta menjaga kesehatan dan kondisi fisik agar dapat tampil maksimal pada hari puncak kegiatan.
“Kalian harus tampil maksimal karena yang menyaksikan bukan hanya masyarakat Gorontalo, tetapi juga tamu dari berbagai daerah. Jaga kesehatan dan tetap kompak supaya penampilan nanti berjalan baik dan membanggakan daerah,” tambahnya.
Selain memberikan motivasi kepada peserta, Idah turut menyampaikan apresiasi kepada sekolah-sekolah SMA/SMK yang telah mendukung keterlibatan para siswa dalam tarian kolosal tersebut. Ia mengakui proses melatih 400 peserta dengan karakter yang berbeda-beda bukanlah hal mudah, sehingga membutuhkan kerja sama dan kesabaran dari seluruh pihak.
Tarian kolosal ini nantinya akan menjadi salah satu penampilan utama pada pembukaan Penas Tani dan Nelayan XVII sekaligus menjadi ajang menampilkan semangat generasi muda dalam melestarikan budaya Gorontalo di tingkat nasional.
Pewarta : Echin
Editor: Isam
![]()






