Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie yang turut hadir pada kegiatan silaturahmi yang digelar Yayasan Penegak Hak-Hak Rakyat (YAPHARA) bersama pimpinan partai politik se-Provinsi Gorontalo, di Hotel Grand Q, Kamis (5/3/2026). Foto – Nova Diskominfotik.
Kota Gorontalo, Kominfotik – Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, menghadiri kegiatan silaturahmi yang digelar Yayasan Penegak Hak-Hak Rakyat (YAPHARA) bersama pimpinan partai politik se-Provinsi Gorontalo, di Hotel Grand Q, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Idah yang mewakili Gubernur Gorontalo tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dan harmonisasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam mendorong pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang profesional, harmonis, dan dilandasi semangat kekeluargaan di tengah dinamika politik yang berkembang. Menurutnya, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh menghambat koordinasi dan kolaborasi pemerintahan.
“Saya hadir di sini dengan harapan agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Gorontalo tetap harmonis, seiring, dan sejalan. Tujuan kita sama, yakni memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” ujar Idah.
Ia menekankan bahwa tanggung jawab utama pemimpin adalah memastikan keberlanjutan program strategis yang berpihak kepada rakyat. Oleh karena itu, stabilitas hubungan antarpemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
Menanggapi tema diskusi mengenai dinasti politik yang diangkat penyelenggara, Wakil Gubernur menyampaikan pandangan yang bijak dan edukatif. Menurutnya, keterlibatan seseorang dalam dunia politik tidak terlepas dari proses panjang yang membutuhkan perjuangan, pengorbanan, serta dedikasi yang tinggi.
“Yang terpenting bukan latar belakangnya, tetapi kapasitas, integritas, dan komitmen untuk membangun daerah. Politik sejatinya adalah ruang pengabdian,” tegasnya.
Idah juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tidak terjebak dalam polarisasi maupun dendam politik, melainkan mengedepankan semangat persatuan demi kemajuan Gorontalo.
Pada kesempatan tersebut, pihaknya turut memaparkan sejumlah rencana pembangunan strategis di Provinsi Gorontalo, di antaranya progres pembangunan Sekolah Garuda serta program hilirisasi industri peternakan dengan nilai investasi mencapai Rp1,4 triliun yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog konstruktif ini turut dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo, jajaran anggota DPRD dari berbagai partai politik, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Pewarta : Mona/Agnes
![]()







