Rapat koordinasi percepatan cetak sawah yang digelar di hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu (28/2/2026). (Foto : Bahrian)
Kota Gorontalo, Kominfotik – Gubernur Gorontalo bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus mempercepat progress percetakan sawah di Kabupaten Pohuwato. Langkah ini dibahas melalui rapat koordinasi percepatan cetak sawah yang digelar di hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu (28/2/2026).
Turut mendampingi Gubernur Sekda Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim bersama pimpinan OPD terkait. Turut hadir Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Sihotang, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, Dandim 1313/Pohuwato serta unsur terkait lainnya.
Hingga tanggal 27 Februari 2026, realisasi cetak sawah dengan kategori sampai terbentuk pematang yakni seluas 523 hektar dengan panjang pematang 37 meter dan tanah yang sudah diolah seluas 153 hektar. Realisasi cetak sawah ini baru meliputi dua kecamatan yakni Randangan dan Patilanggio dari enam kecamatan yang ditargetkan.
Sedangkan realisasi infrastruktur pendukung cetak sawah yang sudah di bangun mencakup saluran pembuangan sepanjang 18.345 meter, jalan usaha tani (JUT) sepanjang 180 meter, Jaringan Irigasi Tersier (JIT) 5 meter dan satu pintu air. Pembagunan ini baru di fokuskan untuk wilayah kecamatan Randangan.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Gusnar menyampaikan beberapa catatan terutama pada penanganan wilayah vegetasi dan empang. Ia menyarankan agar mendahulukan wilayah dengan vegetasi ringan untuk mengejar progress yang ada. Sedangkan pada kawasan yang terdapat empang, Ia meminta agar hal ini perlu dikolaborasikan bersama Balai Wilayah Sungai terutama dalam proses pengeringan air.
Selanjutnya Ia juga menyentil soal status kepemilikan lahan yang masih ditumbuhi kelapa produktif. Kepada Kepala Dinas Pertanian, Ia meminta agar hal ini memerlukan pengkajian wilayah.
“Dari identifikasi masalah kita sudah bahas, kemudian jalan keluarnya juga sudah kita cari, tinggal tantangan-tantangan ini yang mudah-mudahan bisa kita lewati bersama” ujar Gusnar.
Ditempat yang sama Pangdam Mirza menginstruksikan Dandim 1313/Pohuwato agar perlu mendetailkan teknis terkait langkah percepatan cetak sawah. Pihaknya juga meminta Danrem 133/Nani Wartabone agar meningkatkan pengawasan agar pelaksanaan percepatan dapat dilakukan secara aktif dan kolaboratif.
“Ini jadi persoalan kita bersama, apa yang disampaikan Pak Gubernur tadi kita praktekkan, Intinya pak Bupati, kami mendukung 100 persen langkah-langkah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat di Pohuwato” kata Mirza.
Pewarta : Bahrian
![]()









